Terkini, Gowa — Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Perum Bulog terus memperkuat program bantuan pangan bagi masyarakat sebagai upaya menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi keluarga.
Penyaluran bantuan pangan alokasi Februari dan Maret 2026 dipantau langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, di Aula Kantor Desa Romangloe, Kecamatan Bontomarannu, Sabtu (23/5).
Dalam kegiatan tersebut, jumlah penerima manfaat bantuan pangan di Kecamatan Bontomarannu mengalami peningkatan signifikan.
Jika pada tahun 2025 jumlah penerima tercatat sebanyak 1.680 keluarga penerima manfaat, maka pada tahun 2026 meningkat menjadi 2.788 penerima. Khusus di Desa Romangloe, bantuan menjangkau 302 penerima manfaat.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang mengatakan pemerintah daerah terus melakukan pengawalan dan validasi data agar program bantuan pangan dapat diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Kita ingin bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan. Karena itu proses validasi dan pengawalan data terus dilakukan agar penerima bantuan semakin tepat sasaran,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan jumlah penerima manfaat menunjukkan pembaruan data sosial berjalan lebih optimal dibanding tahun sebelumnya, sehingga masyarakat yang sebelumnya belum terakomodasi kini dapat menerima bantuan.
“Ketika data diperbaiki dan dikawal dengan serius, maka semakin banyak warga yang sebelumnya belum terjangkau akhirnya bisa mendapatkan haknya,” tambahnya.
Ia menegaskan bantuan pangan memiliki peran penting dalam menjaga daya beli masyarakat, khususnya di tengah fluktuasi kebutuhan pokok dan meningkatnya kebutuhan rumah tangga menjelang Iduladha.
“Pemerintah ingin memastikan masyarakat tetap memiliki akses pangan yang cukup dan layak. Ini bagian dari upaya menjaga ketahanan keluarga sekaligus menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Bontomarannu, Ilham Halim, menyebut peningkatan jumlah penerima bantuan tidak terlepas dari arahan Bupati Gowa dalam mengawal perubahan desil dan validasi data masyarakat penerima manfaat.
“Alhamdulillah jumlah penerima bantuan meningkat signifikan menjadi 2.788 penerima manfaat. Ini berkat arahan ibu bupati untuk mengawal perubahan desil sehingga lebih banyak masyarakat bisa terakomodasi,” ungkapnya.
Menurut Ilham, bertambahnya jumlah penerima bantuan menjadi langkah penting dalam memperluas perlindungan sosial bagi masyarakat rentan, terutama menghadapi momentum Iduladha yang biasanya diiringi peningkatan kebutuhan rumah tangga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Bantuan Pangan Perum Bulog Wilayah Gowa, Irianto, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gowa, Ratnawati, serta unsur Tripika Kecamatan Bontomarannu.










