HUT Dekranas ke-46 Diproyeksikan Dongkrak Ekonomi Sulsel, Ribuan Peserta Gerakkan UMKM hingga Pariwisata

HUT Dekranas ke-46 Diproyeksikan Dongkrak Ekonomi Sulsel, Ribuan Peserta Gerakkan UMKM hingga Pariwisata

KH
Kamsah Hasan

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memproyeksikan penyelenggaraan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) menjadi salah satu pengungkit ekonomi daerah pada pertengahan 2026. 

Ribuan peserta dari berbagai provinsi diperkirakan memacu aktivitas usaha, mulai dari UMKM, perhotelan, kuliner, transportasi, hingga sektor pariwisata.

Perhelatan nasional yang berlangsung di Trans Studio Mall (TSM) Makassar pada 9–12 Juli 2026 itu mengusung tema Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia. 

Agenda utamanya meliputi pameran kerajinan, wastra, dan produk kuliner unggulan dari berbagai daerah.

Ketua Harian Panitia HUT Dekranas ke-46, Sukarniaty Kondolele, mengatakan sekitar 3.000 peserta telah terdaftar melalui Dekranas Pusat. Jumlah tersebut belum termasuk pendamping dan rombongan dari masing-masing daerah.

"Peserta yang sudah terdaftar secara nasional sekitar 3.000 orang. Kalau ditambah pendamping dan rombongan lainnya, jumlahnya bisa dua kali lebih banyak," kata Sukarniaty dalam konferensi pers persiapan HUT Dekranas ke-46 di Hotel Claro Makassar, Selasa, 7 Juli 2026.

Lonjakan peserta diperkirakan berdampak langsung terhadap tingkat hunian hotel, restoran, jasa transportasi, hingga pusat perbelanjaan di Makassar. Panitia juga menargetkan sekitar 7.000 pengunjung setiap hari selama penyelenggaraan kegiatan.

Untuk mendukung pameran, panitia menyiapkan sekitar 200 stan yang akan diisi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai daerah di Indonesia. Jumlah stan disesuaikan dengan kapasitas area pameran di TSM Makassar.

"Jumlah tersebut disesuaikan dengan kapasitas lokasi agar penataan stan lebih efektif dan pengunjung lebih nyaman," ujar Sukarniaty.

Meski berpotensi menciptakan transaksi ekonomi dalam jumlah besar, panitia tidak menetapkan target nilai penjualan selama kegiatan berlangsung.

Menurut Sukarniaty, tujuan utama penyelenggaraan HUT Dekranas adalah memperluas jejaring usaha, membuka peluang kolaborasi, serta mendorong lahirnya inovasi produk.

"Kami memang tidak menetapkan target khusus untuk nilai transaksi. Yang paling penting bagaimana perajin memperoleh inspirasi, inovasi, dan peluang kerja sama. Dari satu bahan baku bisa lahir banyak produk turunan yang memiliki nilai tambah lebih tinggi," katanya.

Ia berharap momentum HUT Dekranas dapat memperluas akses pasar bagi perajin Sulawesi Selatan, sekaligus memperkuat pembinaan UMKM melalui program Dekranas Pusat. 

Menurut dia, usia Dekranas yang memasuki 46 tahun harus menjadi momentum memperkuat daya saing industri kriya dan wastra Indonesia di pasar global melalui peningkatan kualitas produk, desain, dan pemasaran.

Selain menjadi tuan rumah HUT Dekranas, Sulawesi Selatan juga menyelenggarakan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG). Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sulsel, Saleh, mengatakan sekitar 1.800 peserta HKG telah tiba di Sulawesi Selatan sejak beberapa hari terakhir.

"Kurang lebih 1.800 peserta HKG sudah hadir langsung di Sulawesi Selatan. Dua kegiatan nasional besar, yakni HUT Dekranas dan HKG, diberikan kepada Pemprov Sulsel sehingga menjadi kesempatan besar untuk menggerakkan ekonomi daerah," ujar Saleh.

Puncak peringatan HUT Dekranas dijadwalkan berlangsung pada 10 Juli 2026, sedangkan seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada 12 Juli. Selain pameran, panitia melibatkan sejumlah kementerian dalam agenda pembinaan UMKM dan pengembangan industri kreatif.

Ketua Umum Panitia HKG, Iqbal Suhaib, menilai dampak ekonomi dari dua agenda nasional tersebut akan dirasakan berbagai sektor usaha di Makassar. Permintaan kamar hotel, jasa penyewaan kendaraan, rumah makan, hingga kafe diperkirakan meningkat seiring kedatangan ribuan peserta.

"Hotel-hotel sudah terisi, rental kendaraan meningkat, rumah makan dan kafe kami prediksi akan ramai. Destinasi wisata di Sulawesi Selatan juga akan dikunjungi peserta Dekranas," katanya.

Panitia juga menyiapkan sejumlah destinasi wisata sebagai bagian dari promosi daerah kepada peserta, di antaranya Malino, Rammang-Rammang, Bantimurung, dan Pulau Samalona.

Melalui penyelenggaraan HUT Dekranas ke-46, pemerintah berharap perputaran ekonomi tidak hanya terjadi selama empat hari pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi perluasan pasar UMKM, promosi pariwisata, serta penguatan ekosistem ekonomi kreatif Sulawesi Selatan.