Surat Terbuka Disdik Makassar kepada PLN Sulselrabar: Kecewa Terkait Pemadaman Listrik

Surat Terbuka Disdik Makassar kepada PLN Sulselrabar: Kecewa Terkait Pemadaman Listrik

KH
Kamsah Hasan

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar - Dinas Pendidikan Kota Makassar mengirimkan surat terbuka kepada PLN Sulselrabar sebagai respons terhadap insiden kebakaran di SMP 8 Makassar, yang diduga terkait dengan pemadaman listrik bergilir di wilayah tersebut.

Dalam surat terbuka tersebut, Keluarga Besar Dinas Pendidikan Kota Makassar menyampaikan kekecewaan dan keluhan terhadap PLN Wilayah Sulselbar yang melakukan pemadaman bergilir setiap hari di Kota Makassar.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhyiddin, menyatakan rasa kecewa karena pemadaman listrik tersebut sangat merugikan sekolah-sekolah, terutama dalam aktivitas belajar mengajar.

Muhyiddin menyoroti dampak pemadaman bergilir pada aktivitas belajar, terutama bagi peserta didik yang membutuhkan fasilitas atau sarana belajar yang bergantung pada arus listrik.

Ia mengungkapkan bahwa pemadaman listrik menghambat pemanfaatan fasilitas laboratorium komputer dan laboratorium lainnya, sehingga proses belajar mengajar tidak dapat berjalan dengan optimal.

Selain itu, pemadaman listrik bergilir juga menyebabkan kerusakan pada peralatan elektronik sekolah dan alat peraga yang terputus tiba-tiba dari aliran listrik.

Kejadian paling tragis adalah kebakaran di SMPN 8 Makassar pada 30 Oktober 2023, di mana satu ruang guru dilaporkan ludes terbakar.

"Kebakaran ini disebabkan oleh percikan api dari kipas angin yang terus beroperasi meskipun ruangan telah kosong," kata Muhyiddin.

Muhyiddin menyoroti tanggung jawab sosial PLN terhadap kerugian yang dialami oleh sekolah dan warga akibat pemadaman listrik.

Ia berharap agar PLN dapat menyikapi dengan serius berbagai persoalan yang muncul dan bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi.

Surat terbuka ini juga menekankan perlunya penanganan yang cepat dan solutif terhadap masalah pemadaman listrik agar proses belajar mengajar dan kegiatan sekolah dapat berjalan lancar tanpa hambatan.