Ia menegaskan bahwa kader PKK tidak hanya berfungsi sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan di tengah masyarakat.
“Para kader PKK memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam pembangunan. Dengan meningkatkan kapasitas mereka, kita berharap mereka bisa lebih aktif dan berkontribusi dalam memajukan kesejahteraan masyarakat. Kader PKK harus mampu menginspirasi dan menggerakkan masyarakat untuk bersama-sama membangun lingkungan yang sehat dan sejahtera,” katanya.
Dokter Iriani juga menambahkan bahwa keberhasilan program kesehatan masyarakat sangat bergantung pada partisipasi aktif kader khusus. Kata dia, kader PKK harus bisa menjadi teladan dan sumber informasi yang dapat dipercaya oleh masyarakat.
“Mereka harus bisa menjelaskan pentingnya kesehatan dan mendorong masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada, seperti posyandu,” ujarnya.
Dia berharap, dengan adanya bimtek ini para kader khusus dapat lebih siap dan kompeten dalam menjalankan tugasnya, serta mampu mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan.
“Keterlibatan aktif kader khusus ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan sejahtera di Kota Makassar,” pungkasnya.
Sumber : Humas Kominfo Makassar










