“Kami ingin memastikan semua anak bisa sekolah, sesuai dengan salah satu dari 18 revolusi pendidikan yang diusung pemerintah Kota Makassar,” ujarnya.
Rahman menegaskan ULD akan berkomitmen mendampingi sekolah-sekolah dalam mengembangkan dukungan yang lebih komprehensif.
“ULD pendidikan merupakan institusi penting dalam mengoptimalkan pelayanan pendidikan inklusif di Makassar. Kami berharap, dengan adanya lembaga ini, pendidikan bagi anak-anak disabilitas dapat terus diperkuat di semua sekolah,” tambahnya,” tuturnya.
Di sisi lain, ia melihat orang tua pun merasa lebih tenang karena anak-anak mereka mendapatkan pendampingan yang layak dari pihak sekolah dan Disdik.
“Kami optimis sekolah di Kota Makassar akan terus berkembang dalam melayani anak-anak penyandang disabilitas. Hal ini akan meningkatkan kapasitas guru dalam mendampingi siswa sebagai pembimbing penuh perhatian,” ungkapnya
Ia berharap Makassar dapat menjadi kota representatif dengan sistem layanan inklusif yang holistik dan integral, di mana setiap anak penyandang disabilitas mendapat akses pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Dalam kunjungan ini, Komisi Nasional Disabilitas juga berdiskusi langsung dengan beberapa guru untuk mendengar pengalaman mereka dalam menangani anak-anak penyandang disabilitas di sekolah.
Kunjungan ini ditutup dengan peninjauan sarana dan prasarana di SD Monginsidi yang mendukung pendidikan inklusif.
Sumber : Humas Kominfo Makassar










