Makassar juga mendapatkan penghargaan Healthy City Level 1 Accreditation dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tingkat Regional Asia Tenggara.
Dari capaian tersebut dapat dilihat Makassar di bawah kepemimpinan Danny mampu membawa Kota Makassar jadi lebih bergengsi dimata dunia.
“Kita tidak bicara lagi kesehatan gratis tapi karena kita sudah dapat pengakuan dari WHO maka kita harus berbicara bagaimana kita meningkatkan kualitas kesehatan. Jangan mundur lagi,” tuturnya.
Olehnya, Wali Kota Makassar dua periode itu menegaskan bahwa kota Makassar sudah memiliki posisi strategis.
Bahkan kontribusi nyata makassar untuk dunia lewat inovasi yang diinisiasi Danny mampu membawa Makassar menjadi kota yang banyak dilirik oleh negara lain.
“Inovasi sombere and smart city, home care, jagai anakta. Inovasi itu semua yang membuat kami diundang di berbagai belahan dunia hanya untuk mendengarkan dan belajar bagaimana program inovasi itu berjalan. Banyak negara yang mau belajar,” sebutnya.
Danny Pomanto yang sebentar lagi mengakhiri masa jabatannya berharap agar kota Makassar dapat dijaga dengan baik dan terus ditingkatkan prestasi dan capaiannya.
“Jabatan saya pasti akan berakhir dan saya menitip kota Makassar untuk terus dilanjutkan keberhasilannya dan ditingkatkan prestasinya. Saya percaya kepemimpinan yang baru nantinya akan melakukan hal itu. Saya harap opd semua bekerja lebih baik juga,” harap Danny.
Sumber : Humas Kominfo Makassar










