Andi Ina juga memaparkan bahwa misi ini kemudian diturunkan melalui program unggulan dan menekankan penekanan yang harus segeka diwujudkan dalam 100 hari kerjanya bersama Wakil Bupati Barru.
Progran unggukan itu antara lain:
1. Peningkatan Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
2. Pengembangan Kawasan Industri Barru
3. Percepatan Penanggulangan kemiskinan terintegrasi dan Terpadu (PIK PAKET)
4. Pendidikan dan Pelatihan Vokasi untuk penciptaan tenaga kerja terampil.
5. Peningkatan kualitas dan akses pelayanan kesehatan dan pendidikan
7. Peningkatan kualitas dan kuantitas Infrastruktur yang berkelanjutan.
8. Pengembangan Pariwisata Tuntas, dalam hal ini pengembangan pariwisata Gurilla (Pulau Pannikiang)
9. Pemberdayaan dan Penguatan UMKM dan Koperasi.
Dan untuk mencapai semua ini lanjut Andi Ina, semua harus bekerja dengan efektif, efisien, rajin, dan disiplin. Dia mengajak untuk membangun budaya kerja yang berorientasi pada hasil, dengan pemanfaatan sumber daya yang optimal, serta memastikan setiap kebijakan dan program benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Saya mengajak kepada seluruh pimpinan OPD , Camat, Lurah, Kades dan semua pejabat administrator lainnya untuk menjadi pemimpin yang inovatif dan responsif dalam menghadapi tantangan pembangunan. Jangan ragu untuk berinovasi, mencari solusi terbaik dan mempercepat implementasi program-program yang telah kita rancang", ucapnya.
Bupati Andi Ina juga menyoroti kehadiran Inspektorat provinsi dan BPK dan menekankan kepada seluruh pimpinan SKPD untuk memperhatikan perbaikan data dan jelengkapan administrasi perkantoran dalam pelaporan dan evaluasi program kegiatan.
"Setiap program dan kegiatan yang dijalankan harus memiliki laporan yang lengkap dan tepat waktu. Evaluasi berkala juga perlu dilakukan agar kita dapat mengetahui sejauh mana capaian kinerja serta kendala yang dihadapi untuk segera dicarikan solusinya", jelasnya.
Andi Ina mengingatkan kepada seluruh jajaran untuk senantiasa bekerja dengan penuh integritas dan profesionalisme. Hindari segala bentuk penyimpangan yang dapat merugikan pemerintahan dan masyarakat.
"Kepercayaan publik terhadap kita bergantung pada sejauh mana kita menjalankan tugas dengan jujur dan bertanggung jawab", ungkapnya










