Pada kesempatan tersebut, LG mendemonstrasikan fitur Allergy Care pada mesin cuci front loading terbaru, LG AI DD™ tipe F2515SNEW1 berkapasitas 15 Kg.
Fitur ini memanfaatkan teknologi uap panas Steam untuk membantu menghilangkan hingga 99,9 persen alergen, seperti tungau debu rumah dan serbuk sari, yang menempel pada pakaian.
Kemampuannya telah memperoleh pengakuan dari British Allergy Foundation (BAF) dalam pengurangan tungau debu rumah.
Merujuk pada namanya, mesin cuci LG AI DD™ tipe F2515SNEW1 ini mengombinasikan kecerdasan buatan (AI) dengan teknologi perawatan kain. Sistem deep-learning pada generasi terbaru ini mampu mendeteksi jenis dan tingkat kelembutan kain, sekaligus tingkat kotoran, lalu secara otomatis menentukan siklus pencucian yang sesuai.
Teknologi tersebut dipadukan dengan 6Motion, enam pola gerakan pencucian yang dirancang untuk menjaga kualitas dan daya tahan pakaian.
Bagi pemilik hewan peliharaan, LG menghadirkan Pet Cycle dengan suhu hingga 60 derajat Celsius serta empat tahap pembilasan air hangat untuk membantu mengurangi bau yang menempel pada pakaian.
Dari sisi efisiensi, perangkat ini dilengkapi TurboWash™ 360° yang memadukan 6Motion™ dan teknologi 3D Multi Water Spray. Empat titik pancaran air memastikan distribusi deterjen dan air lebih merata, sehingga waktu pencucian lebih singkat tanpa mengurangi performa.
“Kombinasi kecerdasan buatan dan teknologi perawatan kain yang canggih, menunjukkan komitmen kami untuk memberikan pengalaman mencuci yang lebih cerdas, efisien, dan penuh perhatian terhadap kualitas hidup konsumen,” ujar Kim Nack Sun, Product Director Living Home Appliance Solution at LG Electronics Indonesia.
Kenyamanan penggunaan turut diperkuat melalui aplikasi LG ThinQ yang memungkinkan pengendalian berbagai fungsi mesin cuci melalui ponsel pintar, mulai dari memilih siklus hingga memantau proses pencucian dari jarak jauh.
“Ke depan, kami optimistis inovasi berbasis kesehatan dan higienitas akan menjadi kebutuhan utama rumah tangga modern.










