Syamsul menambahkan jika workshop ini memberikan brainstorming sekaligus menyamakan persepsi agar TEFA bisa berjalan dengan baik.
Tak hanya itu, ia juga mendorong keinginan Poltekbos untuk mengelola Tefa yang sekaligus sebagai unit produksi dengan sistem pengelolaan sesuai dengan standard of procedure (SOP) DUDI.
“Hasil workshop harus dapat diimplementasikan dan terus dievaluasi agar selalu terjadi perbaikan dan untuk penyempurnaan proses pembelajaran selanjutnya,” paparnya.
Ketua Program Studi Teknik Mekatronika Andi Fitriati berharap pengetahuan hasil fgd ini dapat dipergunakan untuk kemajuan teaching factory Politeknik Bosowa.
”Kita berharap pengetahuan hasil FGD ini dapat dipergunakan untuk kemajuan teaching factory Politeknik Bosowa,” pungkasnya.










