Sepanjang Semester I 2024, Bank CIMB Niaga Bukukan Laba Bersih Rp 3,41 Triliun

Sepanjang Semester I 2024, Bank CIMB Niaga Bukukan Laba Bersih Rp 3,41 Triliun

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Di perbankan Syariah, Unit Usaha Syariah (“UUS”) CIMB Niaga ("CIMB Niaga Syariah") berhasil mempertahankan posisinya sebagai UUS terbesar di Indonesia, dengan total pembiayaan Rp58,1 triliun (+11,6% Y-o-Y) dan DPK sebesar Rp48,1 triliun (+8,1% Y-o-Y) per 30 Juni 2024. Adapun pertumbuhan pembiayaan signifikan tersebut sebagian besar dikontribusi oleh segmen ritel.

CIMB Niaga Syariah tetap fokus pada peningkatan komposisi pendanaan, khususnya pendanaan murah dengan terus mengembangkan jaringan komunitas.

Adapun CIMB Niaga terus konsisten dalam mendorong praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab sesuai dengan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG).

Pada 3 Juni 2024, CIMB Niaga mendukung Nirwana Wastu Pratama Property Group dalam upaya keberlanjutannya dengan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp300 miliar melalui skema Musyarakah Mutanaqisah (MMQ) dengan instrumen pembiayaan Sustainability-Linked Financing.

“Meskipun ini adalah transaksi skema terkait keberlanjutan yang keempat bagi CIMB Niaga, kerja sama ini adalah yang pertama menggunakan skema Syariah. Ini menandai milestone penting bagi pertumbuhan yang berkelanjutan dan sesuai prinsip Syariah, sejalan dengan komitmen kami untuk bumi yang lestari,” tambah Lani.

Pada semester I 2024, hampir 26% dari total pembiayaan Bank (atau setara dengan Rp56,4 triliun) mendukung transisi yang berkelanjutan menuju ekonomi rendah karbon, Perjanjian Paris, dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG).

Jaringan

CIMB Niaga terus mengembangkan produk-produk berbasis digital untuk melengkapi layanan yang diberikan melalui kantor cabang. Pada semester I 2024, 90% dari total transaksi nasabah telah dilakukan melalui layanan branchless banking seperti OCTO Mobile, OCTO Clicks, Bizchannel@CIMB, Automated Teller Machines (“ATM”), dan OCTO Pay (e-money).

Sebagai fokus dari digitalisasi Bank adalah OCTO Mobile, sebuah aplikasi mobile banking dengan deretan fitur inovatif yang mendukung kebutuhan nasabah untuk bertransaksi, berinvestasi dan layanan lainnya.

Fitur utama pendukung kebutuhan bertransaksi termasuk transfer BI-Fast dan pembayaran Scan QRIS, serta berbagai pilihan pembayaran dan layanan lainnya.