Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, drg. Mayu Winnie Rachmawati, menjelaskan peserta KKN-PPM tahun ini berjumlah 28 orang, terdiri atas 15 mahasiswi dan 13 mahasiswa. Mereka dibagi ke dalam dua subunit yang ditempatkan di Desa Bira dan Desa Darubiah, Kecamatan Bonto Bahari.
Program KKN-PPM akan berlangsung hingga pekan kedua Agustus 2026.
"Kami menitipkan mahasiswa untuk dapat dibimbing, diarahkan, dan diberi ruang belajar mengenal realitas yang sebenarnya. Semoga menjadi pengalaman yang luar biasa bagi mereka maupun masyarakat Bulukumba," ujar Mayu.
Koordinator Mahasiswa KKN-PPM UGM di Bulukumba, Muhammad Zikri Abdussalam, menjelaskan tema KKN-PPM tahun ini mengusung penguatan pendekatan terintegrasi berbasis sistem, data, dan kapasitas lokal untuk pemberdayaan masyarakat pesisir di Desa Bira dan Desa Darubiah.
Melalui program tersebut, mahasiswa akan menjalankan berbagai kegiatan yang berfokus pada pengembangan desa wisata, penguatan ekonomi lokal, peningkatan kualitas lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat agar lebih sehat, cakap, dan berdaya saing.
Sebelumnya, pada 2025, Bulukumba juga menjadi lokasi KKN-PPM UGM dengan jumlah peserta sebanyak 53 mahasiswa.
Keberlanjutan program ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara dunia akademik dan Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan.










