Festival Teater Mahasiswa Sulselbar: Menyuarakan yang Tersisih

Festival Teater Mahasiswa Sulselbar: Menyuarakan yang Tersisih

KH
Kamsah Hasan

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

"Tunjukkanlah yang terbaik dan jadilah inspirasi bagi sesama," lanjutnya.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. Muhammad Ruslin, juga turut memberikan dorongannya. Menurutnya, festival ini tidak hanya menjadi ajang untuk menampilkan bakat seni, tetapi juga pemantik semangat generasi muda untuk terus menggali potensi seni di Indonesia.

"Semoga festival ini menjadi ajang bagi generasi muda untuk terus berkarya dan menggali potensi seni di Indonesia. Sukses selalu Teater Ruang Bersama,” ujar Prof. Ruslin.

Ajang Kreasi dan Eksplorasi Seni

Dekan Fakultas Ilmu Budaya Unhas, Prof. Akin Duli, tidak ketinggalan memberikan dukungan kepada para peserta festival. Ia menyampaikan harapannya agar para mahasiswa yang tergabung dalam berbagai lembaga seni dari Sulawesi Selatan dan Barat dapat menampilkan karya terbaik mereka di panggung FTMI kali ini.

“Selamat dan sukses kepada lima belas peserta Festival Teater Mahasiswa yang ke-XVIII. Sukses selalu!” ungkapnya.

Selain dukungan dari akademisi, FTMI juga mendapat perhatian dari kalangan sastrawan. M Aan Mansyur, seorang penulis dan alumnus Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya Unhas, memberikan pesannya agar festival ini menjadi ruang yang aman dan terbuka bagi semua pihak yang ingin berpartisipasi.

“Selamat dan sukses untuk Festival Teater Mahasiswa Indonesia yang akan berlangsung pada 21 sampai 28 Oktober 2024 di Unhas. Semoga menjadi ruang yang aman, kritis, terbuka untuk mencakapkan dan merayakan banyak hal, termasuk teater tentu saja," ujar Aan Mansyur.

Ia juga mengajak siapa pun yang memiliki minat pada seni teater untuk ikut terlibat dalam acara ini.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pejabat pemerintahan, akademisi, hingga seniman, FTMI XVIII diharapkan menjadi ajang yang tidak hanya menampilkan karya-karya teater yang berkualitas, tetapi juga ruang untuk berdialog, berbagi pengalaman, dan merayakan keragaman.