"Ini penjual kopi di bascame gardu di dekat rumah jabatan coba kita lihat berapa keuntungannya. Total penjualan selama 2 hari di acara domino semuanya 9 juta," sautnya dengan nada bahagia.
Keberhasilan ini memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap bersama Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) dan Higgs Games Island (HGI) untuk menjadikan domino sebagai industri sport tourism yang profesional.
Dengan total hadiah mencapai Rp200 juta pada edisi kali ini, domino tidak lagi dipandang sebagai sekadar permainan rakyat, melainkan kompetisi asah otak berskala nasional.
"Alhamdulillah acara Turnamen domino yang kita gelar membangkitkan ekonomi masyarakat sidrap. UMKM rame, tempat restoran rame, dan semua tempat penginapan dan rumah kos full, bahkan ada yang menginap di masjid," pungkas Syaharuddin.
Bupati menegaskan bahwa jika dikemas dengan standar profesional dan dukungan medis yang memadai, domino memiliki potensi pariwisata yang besar.
“Domino sudah jadi budaya. Kalau dikemas dengan baik, bisa jadi daya tarik wisata,” ujarnya saat membuka acara tersebut.
Melihat kesuksesan besar di seri kedua, HGI bersama Pemkab Sidrap kini tengah menyiapkan ancang-ancang untuk menggelar Turnamen Domino Bupati Cup III.
Tidak tanggung-tanggung, kolaborasi ini menargetkan keterlibatan 10.000 peserta, yang akan menjadikannya turnamen domino terbesar yang pernah diselenggarakan.
Rencana mendatang akan dikonsep menyerupai pesta rakyat berskala besar, lengkap dengan hiburan konser musik dan pertunjukan tarian daerah.
Langkah ini diambil guna memperluas peluang ekonomi bagi para pelaku seni dan industri hiburan lokal, sekaligus memantapkan posisi Sidrap sebagai kiblat olahraga domino di tingkat internasional.










