BRI juga menyalurkan kredit usaha rakyat sebesar Rp103,8 triliun sepanjang Januari hingga Juni 2026 kepada lebih dari 2 juta debitur.
Secara kumulatif sejak 2015 hingga Juni 2026, nilai penyaluran KUR BRI mencapai Rp1.539 triliun kepada sekitar 48,4 juta nasabah.
Hery mengatakan pembiayaan dan pemberdayaan menjadi dua strategi yang dijalankan bersamaan untuk mendorong UMKM berkembang.
"Pembiayaan dan pemberdayaan merupakan satu kesatuan. Kami ingin menciptakan siklus pertumbuhan yang berkelanjutan," ujarnya.
BRI mencatat capaian tersebut di tengah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang disebut tetap bertahan. Pada triwulan II 2026, pertumbuhan ekonomi nasional berada di kisaran 5,30 persen dengan inflasi 3,34 persen.
Aktivitas UMKM juga menunjukkan peningkatan. Indeks Bisnis UMKM naik dari 102,5 pada akhir 2025 menjadi 104,7 pada triwulan I 2026. Indeks di atas 100 menunjukkan aktivitas usaha berada dalam fase ekspansi.
Menurut BRI, kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang menopang optimisme terhadap pertumbuhan bisnis pada paruh kedua tahun ini.










