Green Governance Hub, Pusdal LH Sulawesi dan Maluku Perkuat Tata Kelola Lingkungan Berbasis Kolaborasi dan Data

Green Governance Hub, Pusdal LH Sulawesi dan Maluku Perkuat Tata Kelola Lingkungan Berbasis Kolaborasi dan Data

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sinkronisasi kebijakan diarahkan untuk menyatukan arah dan langkah pengelolaan lingkungan. Penguatan kapasitas kelembagaan dilakukan melalui peningkatan kompetensi dan peran para pemangku kepentingan.

Sementara itu, portal kolaboratif menjadi sarana untuk memperkuat konektivitas dan koordinasi. Smart Monitoring dikembangkan melalui pemantauan berbasis data dan risiko. Eco-Incentive diarahkan untuk mendorong peningkatan kinerja dan ketaatan lingkungan, sedangkan Budaya Ketaatan ditujukan untuk membangun kesadaran bahwa perlindungan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Kapusdal LH: Data Menjadi Dasar Pembinaan dan Pemantauan

Kapusdal LH Sulawesi dan Maluku, Azri Rasul menjelaskan bahwa Green Governance Hub dikembangkan sebagai transformasi tata kelola yang mengintegrasikan kolaborasi, data, pembinaan, dan teknologi digital.

“Green Governance Hub kami bangun untuk menghubungkan data, pembinaan, pemantauan, dan pendampingan dalam satu ekosistem kolaborasi. Data yang tersedia harus dapat memberikan nilai tambah dalam menentukan prioritas pembinaan dan tindak lanjut di lapangan.”

Menurut Azri, karakteristik wilayah Sulawesi dan Maluku yang luas dan beragam membutuhkan model pelayanan dan pembinaan yang mampu menjangkau pemerintah daerah serta pelaku usaha secara lebih efektif.

Salah satu instrumen yang dikembangkan adalah SUMA Eco-Compliance Dashboard, yang memungkinkan data ketaatan pemerintah daerah dan pelaku usaha dipetakan, dianalisis, dan dipantau secara lebih sistematis.

Dashboard tersebut memberikan gambaran mengenai kondisi pemenuhan kewajiban perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di wilayah kerja Pusdal LH Sulawesi dan Maluku. Data yang dihimpun dapat digunakan untuk melihat perkembangan kinerja, mengidentifikasi aspek yang membutuhkan pembinaan, serta menentukan prioritas pendampingan dan pemantauan.

Digitalisasi Perluas Akses Konsultasi

Selain dashboard, Green Governance Hub menghadirkan Virtual Consultation Room untuk memperluas akses konsultasi dan pendampingan teknis lingkungan hidup tanpa terkendala jarak dan waktu.