Terkini, Morowali – BPJS Ketenagakerjaan terus memperkuat kolaborasi dengan fasilitas kesehatan guna meningkatkan kualitas pelayanan bagi peserta Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi jajaran Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku bersama manajemen RSUD Morowali, Rabu (17/6).
Audiensi dipimpin Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, Suci Rahmad, didampingi Wakil Kepala Wilayah Bidang Pelayanan, H. Tito Hartono, serta Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Morowali, Makmur. Rombongan diterima langsung Direktur RSUD Morowali, Maskur, S.Kep., Ns., MM.
Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat koordinasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan RSUD Morowali yang selama ini menjadi salah satu Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Morowali.
Direktur RSUD Morowali, Maskur, menegaskan pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja. Menurutnya, keselamatan pasien harus menjadi prioritas utama tanpa terhambat proses administrasi.
"Kami berkomitmen untuk terus mengedepankan mutu pelayanan kepada masyarakat, khususnya peserta BPJS Ketenagakerjaan. Bagi pasien Jaminan Kecelakaan Kerja, prinsip kami adalah layani pasien terlebih dahulu, sementara proses administrasi dan pemberkasan dapat diselesaikan kemudian. Keselamatan dan penanganan medis pasien merupakan prioritas utama," ujar Maskur.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, Suci Rahmad, mengapresiasi komitmen RSUD Morowali yang selama ini memberikan pelayanan cepat dan berkualitas kepada peserta JKK.
Menurutnya, rumah sakit memiliki peran strategis sebagai mitra BPJS Ketenagakerjaan dalam memastikan peserta memperoleh layanan kesehatan secara optimal ketika mengalami risiko kecelakaan kerja.
"Kami mengapresiasi komitmen RSUD Morowali sebagai mitra strategis BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan pelayanan kepada peserta yang mengalami kecelakaan kerja.
BPJS Ketenagakerjaan siap mendukung kebutuhan rumah sakit, khususnya apabila terdapat kendala dalam pelayanan pasien JKK. Kami berharap komunikasi dan koordinasi dapat terus berjalan dengan baik sehingga peserta memperoleh pelayanan yang cepat, mudah, dan optimal," kata Suci Rahmad.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Morowali, Makmur, memperkenalkan diri sebagai pimpinan baru sekaligus menyampaikan bahwa Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Morowali kini telah meningkat kelas.
Ia menjelaskan, peningkatan status tersebut merupakan bentuk komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan kapasitas layanan kepada peserta sekaligus memperkuat kolaborasi dengan seluruh mitra kerja di wilayah Morowali.
"Saya mengucapkan terima kasih atas sambutan yang hangat dari jajaran RSUD Morowali. Sebagai Kepala Kantor Cabang yang baru, saya berharap sinergi yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan," ujarnya.
"Dengan naiknya kelas Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Morowali, kami memiliki kapasitas layanan yang lebih baik sehingga proses koordinasi, komunikasi, maupun penyelesaian berbagai kebutuhan pelayanan peserta dapat dilakukan lebih cepat, efektif, dan responsif,"lanjutnya.
"Kami siap menjadi mitra yang selalu hadir mendukung RSUD Morowali dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pekerja yang mengalami risiko kecelakaan kerja," ujar Makmur.
Melalui audiensi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan dan RSUD Morowali menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi dalam penyelenggaraan layanan Jaminan Kecelakaan Kerja.
Kolaborasi antara penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan dan fasilitas kesehatan diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, berkualitas, serta berorientasi pada keselamatan dan pemulihan pekerja.










